Read More http://www.kevinandamanda.com/whatsnew/tutorials/how-to-use-a-cute-font-for-your-blogger-post-titles.html#ixzz16DYWzt4y

March 30, 2012

Safe and Sound

Seseorang sedang melakukan perjalanan. Perjalanannya bukanlah perjalanan yang mudah. Namun dia terus berjalan tanpa henti karena dia tahu apa yang menantinya di depan. Waktu pun berlalu. Ada banyak tempat yang sudah dia lalui. Lembah, turunan tajam, hutan, sungai, serta pendakian yang sulit.

Tiba-tiba dia mendapati kenyataan bahwa untuk meneruskan perjalanannya, satu-satunya hal yang dapat ia lakukan adalah menuruni tebing curam.Ia mencari-cari peralatan yang dibawanya di dalam tas. Tak ia temui satu pun yang bisa membantunya menuruni tebing dengan aman.

Untuk kembali dan tidak meneruskan perjalanan adalah hal yang tidak masuk akal. Tapi untuk melanjutkan pun merupakan hal yang tidak masuk akal. Jalan buntu! Ia terjepit pada dua pilihan yang sama-sama sulit dan beresiko.

Ia melongok ke bawah dan melihat laut yang tenang dan biru kehijauan di bawah sana. Suara hatinya berkata," Terjunlah! Laut itu aman." Namun otaknya berkata," Carilah alternatif lain!" Ia memandang sekelilingnya. Dilihatnya jalan kecil yang tertutup kerimbunan semak. Kedua sisi jalan itu diapit jurang. Saat dia hendak melangkah ke jalan itu untuk melihat kemungkinan bisa atau tidaknya jalan itu, hatinya diliputi keraguan. "Inikah jalan yang harus kuambil? Ataukah aku harus melompat?" Setelah ragu selama beberapa saat, ia memutuskan untuk....terjun. Ya, terjun! Tak peduli apa anggapan orang bila mendengar ceritanya, tak dipedulikannya beberapa orang di belakangnya yang menatapnya dengan penuh rasa heran saat melihatnya berbalik dan menuju tebing.

Ia pun mengambil ancang-ancang..dan terjun bebas ke lautan luas yang siap memeluknya. Ia tahu bahwa terjun adalah satu-satunya jalan yang aman untuknya sekalipun terlihat gila dan tak masuk akal.

"It's a free fall to the embrace of the super-strong-all-knowing God. I'll be safe and sound in His arms. He will not let my faith be mocked for His name's sake."