Read More http://www.kevinandamanda.com/whatsnew/tutorials/how-to-use-a-cute-font-for-your-blogger-post-titles.html#ixzz16DYWzt4y

August 6, 2009

NOKIA, multivitamin, madu...?

Pesawat telepon CDMA NOKIA saya selalu mengeluarkan suara yang khas beberapa menit sekali saat “sumber nyawa”nya hampir habis. Saya memiliki istilah khusus untuk bunyi khas itu, yaitu protes. Dia juga akan protes jika saya memaksanya untuk mengirimSMS serta mengadakan dan memutuskan sambungan telepon . Kalau NOKIA saya sudah protes, itu tandanya dia perlu makan alias baterainya perlu diisi. Saat pengisian pun dia tidak boleh dalam keadaan menyala, supaya baterainya tidak rusak.

Sama halnya dengan pemiliknya, yaitu saya. Saat saya terus melayani, roh saya akan kecapaian. Dan bisa ditebak bahwa pada saat harus melayani, saya merasa terpaksa. Mulai keluar omelan dan keluhan dari hati saya. Tidak lagi melayani dengan sukacita, mengasihani diri sendiri, berpikir,” Kenapa harus aku? Selalu aku! Orang lain aja deh!” Apakah hal ini terdengar akrab, teman-teman? Pernahkah teman-teman mengalaminya?

Itulah yang saya dapatkan saat saya merenungkan Lukas 10.38-42. Dan Tuhan juga memberikan “multivitamin”nya sekaligus, yaitu duduk diam dekat kaki Yesus dan mendengarkan perkataanNya. Bahasa kerennya adalah SaTe (saat teduh). Waktu kita duduk diam dan mendengarkan Yesus, ada suatu perjumpaan Ilahi yang mengubahkan dan menyegarkan. Saat kita mendengar dengan perhatian (tidak terganggu apapun), cara pandang kita terhadap masalah akan diubahkan, pikiran kita yang ruwet disegarkan, ada aliran sukacita, damai sejahtera dan kekuatan yang kita rasakan.

Akhir-akhir ini banyak multivitamin yang beredar berkomponen dasar madu. Madu, dari zaman baheula, sudah terkenal sebagai sumber kekuatan, sebab itu Mazmur 19.8-11 menulis begini:


Taurat TUHAN itu sempurna,

menyegarkan jiwa;

peraturan TUHAN itu teguh,

memberikan hikmat kepada

orang yang tak berpengalaman.

Titah TUHAN itu tepat,

menyukakan hati;

perintah TUHAN itu murni,

membuat mata bercahaya.

Takut akan TUHAN itu suci,

tetap ada untuk selamanya;

hukum-hukum Tuhan itu benar,

adil semuanya,

lebih indah dari pada emas,

bahkan dari pada banyak emas tua;

dan lebih manis dari pada madu,

bahkan dari pada madu tetresan

dari sarang lebah.


Hukum-hukum Tuhan (firman Tuhan) yang digambarkan lebih manis dari madu dapat menyegarkan jiwa, memberi hikmat, menyukakan hati, membuat mata bercahaya. Yonatan dalam 1 Samuel 14.29 merasakan bagaimana dengan hanya sedikit madu, matanya bercahaya.

Apakah teman-teman merasa capai akhir-akhir ini? Minumlah madu, yaitu firman Tuhan, setiap hari.

3 comments:

  1. Jak the Firstttt!!!

    I'm so glad u make this blog...bee will be an unlimited blessing for anyone, including me, sis..happy blogging ^^

    ps: untuk info buat reader yang lain...tulisan ini sampe udah dimuat di media terkenal lho...dahsyat!!

    ReplyDelete
  2. i likee this post!
    hihi...lucu perumpamaanny pake HP..bener juga ya :)

    ahh ak mau minum madu dulu lgi klo gt...~

    @jak: rili?? waa..*clap2* ^^
    @bee: nice to know u :)

    ReplyDelete
  3. dear Blue, thanks 4 ur comment =) nice to know u2...

    ReplyDelete